Kamis, 13 Februari 2014

°Tas Ummi°

"Ummi ... Ummi ... beliin Zakiyah tas baru ya Mi" anak perempuan 9 tahun itu merajuk manja sambil memeluk ibunya.

"Tasnya kan masih bagus, Sayang."

"Iya sih Mi, tapi teman kelas aku pada beli tas baru Mi"

"Ya kali aja tas mereka emang udh harus ganti Sayang"

"Nggak ah Mi, tas sekolah Zakiyah aja
masih lebih duluan dari punya Sofi, tapi kemarin dia udah pake tas baru lagi lho." ucapnya dengan bibir manyun.

Sambil memeluk anaknya, Sang ibu berkata dengan lembut "sini sayang, Ummi kasih tau .... orang yang beli tas baru, padahal masih memiliki yang layak pakai namanya berlebih-lebihan, dan itu sama aja dengan mubazzir, nah kata Allah nih ya, orang yang mubazzir itu berteman dengan syetan. Kakak Zakiyah mau nggak berteman dengan syetan?" ibunya menatap dengan senyuman

"Iih.. Takut ah Mi, kalau gitu Kakak nggak jadi minta dibeliin tas baru ah"

"Anak Ummi emang pintar deh." ucapan terakhir itu disertai dengan ciuman lembut di pipi anaknya

"Tapi tunggu dulu Mi ..." ucapnya terhenti

"Kenapa sayang?"

"Tapi ... tas Ummi kok banyak ya, ada warna hijau, coklat, hitam, hmm... Warna apalagi ya?" mimik serius mulai tampak di wajah imutnya.

"Berarti Ummi ini, orang yang berlebih-lebihan ya ...?"

Glek!
Perkataan terakhir ini, sempat membuat ibunya terdiam tapi setelah itu ibunya berujar dengan tenang. "Sayang, uang jajan Kak Fira yang udah SMA sama nggak dengan jajannya Zakiyah?"

"Jelas nggak sama dong, Ummi"

"Sama halnya dengan tas Ummi, kebutuhan tas Ummi nggak bisa disamain dengan kebutuhan tasnya Zakiyah, Tas Ummi banyak karena ada fungsinya masing-masing sayang, misalnya yang agak gede ini kalau umi lagi bawa laptop dan buku yang agak gede" sambil nunjukin tas ransel yang warna hitam.

"terus yang agak kecil kalau kebetulan Ummi nggak bawa laptop dan buku besar dan beda lagi kalau Ummi ke pesta, gitu Kakak Sayang" lanjut ibu dengan senyum mengembang, membuat Sang anak ikut tersenyum disertai anggukan setuju mendengar penjelasan ibunya.

-UZ,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar